Budidaya Ikan Mas Tongbu
Budidaya ikan mas merupakan
salah satu usaha yang
menguntungkan. Ikan mas
merupakan primadona
budidaya ikan air tawar.
Permintaannya cukup tinggi
dan harganya relatif stabil.
Pemeliharaannya juga
sederhana, tidak memerlukan
teknik yang rumit.
Salah satu jenis ikan mas yang
layak dibudidayakan adalah
ikan mas jenis tongbu.
Keungggulannya, ikan mas ini
lebih cepat besar, rasa
dagingnya lebih gurih dan
tidak banyak duri.
Lokasi budidaya ikan mas
tongbu terdapat di Kampung
Bandang, Sukaraja, Sukabumi,
Jawa Barat. Kampung ini
sangat cocok menjadi lokasi
budidaya ikan air tawar,
karena memiliki sumber air
bersih yang cukup dari sungai
setempat.
Salah satu lokasi budidaya ikan
mas tongbu di Kampung
Bandang dikelola oleh seorang
pensiunan pegawai negeri
bernama Rahman.
Untuk mencapai lokasinya, dari
Jakarta dapat melalui jalan tol
Jagorawi. Keluar di pintu tol
Ciawi lalu menuju ke Kota
Sukabumi. Dari Kota Sukabumi
perjalanan dilanjutkan ke
kawasan Sukaraja, menuju
Kampung Bandang.
Diatas lahan seluas satu hektar
inilah Rahman
membudidayakan ikan mas
tongbu dengan sistem budi
daya air deras. Dengan sistem
ini, air dibiarkan mengalir dari
sungai ke kolam dan kembali
dialirkan ke sungai.
Ikan mas hasil budidaya disini
ukurannya terbilang besar,
lebih gemuk dibanding ikan
mas biasa. Pengambilan ikan
dari kolam dilakukan dengan
cara menguras air kolam. Ikan
mas segar diambil dengan
menggunakan jaring.
Budidaya ikan mas tongbu
cukup sederhana. Dari mulai
penetasan, pemijahan dan
pembesaran ikan hingga
mencapai ukuran siap
konsumsi hanya memerlukan
waktu empat bulan. Ikan
dipisahkan di kolam
berdasarkan usia
pemeliharaannya.
Pertumbuhan ikan yang pesat
sudah mulai tampak sejak
berumur dua bulan.
Proses budidaya ikan mas
dimulai dari seleksi indukan.
Untuk ikan mas tongbu,
perkawinan induk ikan dalam
satu kolam dilakukan dengan
perbandingan satu betina
dengan tujuh jantan. Indukan
betina dipilih yang telah
matang telur dengan ciri fisik
perutnya bulat dengan belahan
di bagian tengah.
Ikan kecil seukuran dua jari
inilah yang dibesarkan di
kolam air deras. Bila ingin
cepat besar, pemberian pakan
dilakukan 3 hingga 4 kali
sehari. Setelah dibesarkan
selama empat bulan ikan layak
dikonsumsi. Beratnya minimal
per ekor setengah kilogram.
Ikan yang dihasilkan dijual ke
rumah makan khusus ikan mas
dan kolam pemancingan.
Setiap minggu kolam budidaya
ini dapat menghasilkan sekitar
satu ton ikan mas segar.